Walikota Bantah Menganulir Hasil Test CPNS

Demo Pengusutan CPNS
Puluhan pemuda yang tergabung dalam beberapa LSM melakukan demo ke Kantor Pemkot Kediri, memberikan dukungan untuk pengusutan pelaku kecurangan penerimaan CPNS.

Walikota Kediri mengaku ada kekeliruan dan kejanggalan dalam proses rekruitmen CPNS Kota Kediri. Untuk itu walikota menyerahkan sepenuhnya, pada pihak kepolisian untuk melakukan pengusutan. Langkah walikota tersebut didukung banyak pihak, termasuk beberapa LSM yang rabu pagi mendatangi balai kota untuk berunjuk rasa. Mereka mendukung pengusutan panitia rekruitmen CPNS yang menjadi makelar. Bahkan, pengunjuk rasa menyebutkan beberapa nama panitia test CPNS yang diduga kuat menjadi pelakunya. Tomi, koordinator aksi mengatakan, polisi harus mengusut tuntas kecurangan rekruitmen CPNS Kota Kediri.

Perwakilan pengunjuk rasa kemudian ditemui pejabat Pemkot Kediri di ruang pertemuan sekretaris daerah. Selanjutnya mereka meninggalkan tempat setelah mendapat jaminan panitia bersedia diperiksa kepolisian.

Walikota Belum Berani Beberkan Rangking Test CPN
Walikota Kediri belum berani membeberkan rangking hasil tes CPNS 2009, yang asli dari PT Lapi ITB, karena masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.

Pernyataan tersebut disampaikan Walikota Kediri Samsul Ashar melalui Kepala Bagian Hukum Dwi Cipta. Dwi Cipta mengatakan, Walikota mengakui, ada kejanggalan dalam pengumuman hasil test CPNS sehingga hasil yang diumumkan, pada 12 Desember kemarin patut diragukan. Untuk itu Walikota menyerahkan pengusutannya pada pihak Kepolisian. Sesuai informasi sementara, Walikota mengaku ada kesalahan data dan sejumlah nama dalam pengumuman 12 Desember. Tetapi Walikota enggan memberikan keterangan secara detail. Walikota akan memberikan keputusan setelah hasil penyelidikan dari kepolisian diterimanya. Termasuk untuk membeberkan rangking hasil tes yang asli dari PT Lapi ITB. Dwi Cipta mengakui banyak desakan termasuk dari dewan, agar Walikota membeberkan rangking hasil tes CPNS. Tetapi yang pasti, keputusan Walikota tetap menunggu rekomendasi dari kepolisian.

Dwi Cipta menambahkan, permasalahan CPNS di Kota Kediri dipastikan akan selesai sebelum dead line pada 31 Desember. Jika kepolisian sudah selesai melakukan penyelidikan, Walikota akan langsung mengambil keputusan.

Fraksi DPRD Kota Sayangkan Sikap Walikota

Beberapa fraksi DPRD Kota Kediri menyayangkan sikap Walikota Samsul Ashar, yang plinplan memberikan informasi sehingga, berujung keresahan masyarakat, terutama peserta CPNS.

Beberapa fraksi DPRD Kota Kediri diantaranya, fraksi Joyoboyo, Fraksi Demokrat dan Fraksi PDIP menilai, keruwetan CPNS Kota Kediri menunjukkan ketidakprofesionalan Walikota. Proses rekuitmen CPNS mulai dari pendaftaran, pelaksanaan tes hingga pengumuman yang lolos, selalu terjadi permasalahan. Apalagi Walikota telah memberikan pernyataan yang simpang siur, terkait pengumuman hasil CPNS. Hal itu, memicu gejolak di masyarakat terutama peserta tes CPNS, yang sudah dinyatakan lolos. Yudi Ayub Khan, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Kediri mengatakan, dewan sudah klarifikasi ke panitia tes CPNS meski hasilnya kurang memuaskan. Nantinya, hasil klarifikasi tersebut akan dibawa ke rapat pleno untuk menentukan langkah selanjutnya.

Kata Yudi, seharusnya Walikota berani membeberkan rangking test CPNS yang asli dari tim PT Lapi ITB dengan berbagai konsekwensinya. Karena hal itu menyangkut transparansi, dan kredibilitas Walikota di mata masyarakat

Walikota Bantah Menganulir Hasil Test CPNS
Ratusan peserta tes CPNS 2009, yang lolos mendatangi Walikota Kediri untuk memastikan mereka tidak dianulir. Apalagi, sebagian dari mereka sudah sempat menggelar syukuran.

Rabu pagi, ratusan peserta tes CPNS Kota Kediri yang dinyatakan lolos, mendatangi Walikota, di Kantor Balai Kota Jalan Basuki Rahmad. Mereka ingin mengkonfirmasikan kebenaran berita di beberapa media, terkait pernyataan Walikota yang menganulir pengumuman hasil tes CPNS 2009. Setelah ditemui Walikota dan beberapa panitia CPNS, mereka akhirnya pulang dengan gembira. Pasalnya Walikota menegaskan, tidak menganulir pengumuman hasil test CPSN, meski Walikota mengakui keruwetan rekruitmen CPNS Kota Kediri masih diselidiki pihak kepolisian. Ibrahim Asif, salah satu peserta tes CPNS yang lolos, menolak pembatalan pengumuman, karena dia mengaku masuk murni tanpa sogokan dan terlanjur menggelar syukuran.

Sebelumnya, Walikota Kediri pada beberapa wartawan mengakui ada kesalahan data dan nama dalam pengumuman tes CPSN pada 12 Desember lalu. Walikota juga mengatakan, akan melakukan perbaikan dan mengumumkannya pada publik dan pernyataan Walikota tersebut memicu keresahan peserta tes CPNS yang lolos.

Berita sebelumnya:
wali-kota-kediri-akan-merevisi
443-cpns-kediri-lolos-seleksi-resmi-dianulir
Tunggu Kepastian
Semeru belum bisa jelaskan keruwetan CPNS

Demo ujian CPNS minta Diulang
Seputar CPNS

3 thoughts on “Walikota Bantah Menganulir Hasil Test CPNS

  1. Ping balik: Wali Kota Mulai Bimbang « Welcome to Deapron's Blog

  2. Ping balik: 20 Nama Ditengarai Bermasalah (CPNS KEDIRI) « Welcome to Deapron's Blog

  3. Ping balik: Tim Anggaran: Gaji CPNS 2009 Tidak Bisa Dicoret « Welcome to Deapron's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s