Wali Kota Mulai Bimbang

Diluruk Ratusan Peserta CPNS, Katakan Tak Ada Yang Dianulir

KEDIRI – Wali Kota Samsul Ashar terkesan mulai bimbang mengambil keputusan. Ini setelah ratusan peserta tes CPNS Kota Kediri yang dinyatakan lolos dalam pengumuman 12 Desember ngluruk balai kota, kemarin. Mereka mempertanyakan rencana wali kota untuk merevisi pengumuman tersebut.

Mengendarai sepeda motor, para peserta tes itu lebih dulu berkumpul di jalan depan Hotel Merdeka. Mereka lalu masuk ke balai kota sekitar pukul 09.00. Setelah memarkir kendaraannya, mereka duduk-duduk di lapangan rumput depan balai kota sambil membaca berita tentang perkembangan karut marut kasus CPNS.

“Masak akan dianulir. Ini kan sudah diumumkan,” tanya Ibrahim Asip, 30, peserta yang diterima untuk formasi guru biologi SMA, seraya melihat pengumuman di koran 12 Desember lalu.

Tak lama kemudian, Wali Kota Samsul bersedia menerima tiga perwakilan mereka untuk berdialog. Samsul didampingi Wakil Ketua I Panitia Rekrutmen CPNS yang juga Asisten Sekkota Budi Astowo, Wakil Ketua II Panitia yang juga Asisten Sekkota Maki Ali, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Semeru Singgih, serta Kabag Hukum Dwi Ciptadi. Sekitar sepuluh menit mereka berdialog secara tertutup di ruang pertemuan khusus.

Setelah itu, Ibrahim yang menjadi salah satu perwakilan peserta menemui rekan-rekannya di lapangan. “Pak Wali bilang kalau tidak ada yang dianulir,” ujarnya. Mendengar hal itu, ratusan peserta tes CPNS yang sudah terlihat cemas serentak mengucapkan syukur, “Alhamdulillaaah…” Ibrahim lantas mengatakan bahwa pemberkasan akan dilakukan sebelum tahun berganti.

Seperti diberitakan, sebelumnya Wali Kota Samsul berencana merevisi pengumuman hasil tes CPNS 12 Desember. Ini setelah dia membandingkannya dengan ‘data asli’ yang dibawa utusan khususnya dari Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Rencana itu kembali ditegaskannya kemarin pagi sebelum di-luruk ratusan peserta tes CPNS di balai kota. Ditemui di sela gelar pasukan pengamanan Natal dan tahun baru di Lapangan Brimob, Samsul mengatakan bahwa pengumuman revisi akan dikeluarkan Senin (28/12) depan.

Alasannya, hari ini sampai Minggu merupakan hari libur nasional untuk PNS. Sehingga, dikhawatirkan tidak maksimal jika dipaksakan. Selain itu, dia masih menunggu proses pencocokan antara ‘data asli’ dari LAPI-ITB dengan data pengumuman 12 Desember yang masih belum selesai. “Lebih maksimal jika pengumuman kedua diumumkan pada hari efektif,” katanya.

Apakah tidak terlalu lama? Menurut Samsul, tidak menjadi masalah. Sebab, untuk CPNS yang dinyatakan lolos, masih ada waktu empat hari untuk melakukan pemberkasan. “Maksimal 31 Desember sudah diberkas,” tandasnya.

Kapolresta Kediri AKBP Rastra Gunawan mengatakan bahwa Samsul sudah melihat data dari LAPI-ITB. Karena itu, kewenangan untuk mengumumkan hasil tes CPNS ada di tangannya. Yakni, apakah tetap mengesahkan pengumuman 12 Desember atau merevisinya.

Setelah itu, polisi baru akan bergerak menyelidikinya jika ditemukan indikasi manipulasi. “Wali kota yang berhak memutuskan mana yang akan diumumkan,” ujarnya seraya menandaskan bahwa hingga kemarin belum ada calon tersangka dalam kasus ini.

Sayang, Wali Kota Samsul Ashar belum bisa dimintai komentar terkait pertemuannya dengan perwakilan peserta tes CPNS kemarin. Ditunggu di lobi balai kota, dekat ruang pertemuan khusus, dia tidak kunjung keluar.

Namun, Kabag Humas Nur Muhyar kembali mengatakan bahwa pemkot masih menunggu proses penyelidikan dari polresta terhadap dugaan munculnya dua versi hasil tes CPNS. Yakni, antara data yang diumumkan 12 Desember dengan data yang diambil langsung dari LAPI-ITB.

Karena itu, wali kota belum bisa memutuskan apakah akan tetap mengesahkan pengumuman 12 Desember, membatalkan, atau merevisinya sebagian. “Hasil penyelidikan dari polresta jadi bahan Pak Wali Kota untuk memutuskan,” ujarnya.

Berita sebelumnya:
walikota bantah menganulir hasil test cpns
wali kota kediri akan merevisi
443 cpns kediri lolos seleksi resmi dianulir
Tunggu Kepastian
Semeru belum bisa jelaskan keruwetan CPNS
Demo ujian CPNS minta Diulang
Seputar CPNS

3 thoughts on “Wali Kota Mulai Bimbang

  1. Ping balik: 20 Nama Ditengarai Bermasalah (CPNS KEDIRI) « Welcome to Deapron's Blog

  2. Assalamu alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Wahai Saudaraku di seluruh penjuru dunia maya,

    Akhirnya tahun baru telah tiba…
    Tahun penentuan, apakah kita akan tetap jatuh terpuruk semakin jauh ke dalam kubangan kehinaan,
    Ataukah kita akan bangkit berhijrah menuju ke arah datangnya cahaya kemenangan di depan.

    Baca selengkapnya di

    http://dir88gun0w.blogspot.com/2009/12/happy-new-year.html

    —————————————————–
    INDONESIA GO KHILAFAH 2010
    “Begin the Revolution with Basmallah”

  3. Ping balik: Tim Anggaran: Gaji CPNS 2009 Tidak Bisa Dicoret « Welcome to Deapron's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s